Wayang kulit Dan Eksistensi Dalang Sekarang.

Diposkan oleh Admin on June 5, 2011

Ketika menulis postingan ini saya teringat ketika semasa saya smp dahulu ada salah seorang kawan saya yang hobi sekali ndalang dikelas.Dan kemudian cita-cita itu akhirnya bisa dia wujudkan menjadi seorang dalang.sepuluh tahun yang lalu mungkin wayang kulit mungkin masih menjadi salah satu hiburan masyarakat baik itu acara desa maupun warga yang punya hajatan sebagai hiburannya.Termasuk rekan saya tadi mungkin tergolong dalang yang cepet kondang,bagaimana tidak hampir tiap bulan selalu ada saja job yang ia terima.O ya sekaligus ngasih tau saudara-saudara semua bahwa nama kawan saya tersebut adalah ki dalang Danang yang berasal dari desa sugihwaras madiun.

Tapi akhir-akhir ini jarang sekali saya jumpai pagelaran wayang kulit disekitar kita.Kalaupun ada toh juga melihat ditelevisi atau siaran radio.Demikian juga kawan saya tadi saya juga jarang sekali melihat dia pentas lagi,entah saya yang tidak tahu karena kesibukan saya yang memang saat ini sedang mencari peruntungan dikota besar saya tidak tahu.

Wayang kulit adalah salah satu seni seni budaya jawa yang sudah mengakar sekali dimasyarakat kita.Cuma eksistensinya sekarang ini rasanya mulai terasa pudar.Anak-anak muda jaman sekarang lebih menyukai musik,retro,pop,dan aliran-aliran yang tidak saya ketahui karena saya memang tidak suka musik barat.

Sangat disayangkan sekali apabila bila warisan leluhur ini akan hilang seiring dengan kemajuan jaman dan bergesernya ke era tehnologi sekarang ini membuat masyarakat kita semakin melupakan budaya-budaya bangsa.Bukan hanya budaya jawa tapi mungkin juga budaya-budaya didaerah lain.Sebagai generasi muda hendaklah kita melestarikan apa yang telah diwariskan para leluhur kita tersebut,caranya bagaimana???mari kita diskusikan di kolom komentar dibawah ini!!!salam Bloger Indonesia.

{ 3 komentar... read them below or add one }

@zizydmk said...

Wah. Sayang sekali kalau sampai peninggalan budaya ini punah.... harus benar2 kita jaga dan lestarikan.

hary said...

betul sekali mbak....cma ditengah modernitas skrg ini kok menurut saya sulit ya???

Valeria Riana15 said...

eksistensi wayang kulit memang untuk era ini perlu di pertahankan, ada yang bisa bantu gan, apa saja sanggar yang dlu pernah ada di kota semarang yang kini sempat ga eksis bahkan sudah tutup, tolong di bantu ya guna penelitian mengenai budaya wayang kulit. terimakasih

Post a Comment

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi.


Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan). Jika komentar anda berupa pertanyaan, maka jika anda menggunakan opsi ini tidak akan ditanggapi. Lebih baik anda gunakan pilihan dibawah ini:


Jika ingin komentar anda tidak dipublikasi, silahkan klik disini

Masih kesulitan juga membuat komentar? silahkan klik disini